Jurusan Teknik Industri – Fakultas Teknologi Industri – UPN "Veteran" Jawa Timur
Saturday September 29th 2007

Format Lapres Modul IV Mulai Tanggal 18 – 21 April 2016

Foto Kegiatan Praktikan Riset di Luar Laboratorium tanggal 21-24 Maret 2016

Gambar 1. Riset Praktikan Modul III Sampling Kerja di Apotik Perdana di Dekat UPN

Gambar 2. Riset Praktikan Modul III Sampling Kerja di Pom Bensin

Gambar 3. Riset Praktikan Modul III Sampling Kerja di Warung Ayam Geprek Di Dekat Parkir FTI – UPN

Gambar 4. Riset Praktikan Modul III Sampling Kerja di Alfa Mart

Prosedur Praktikum Modul III Sampling Kerja Tanggal 14 -17 Maret 2016

Foto Kegiatan Presentasi Modul II tanggal 7 – 10 Maret 2016

Gambar 1. Praktikan Session Kamis Pagi Melaksanakan Absen Presentasi Modul II

Gambar 2. Praktikan Perkelompok Mempersiapkan Untuk Mulai Presentasi

Gambar 3. Praktikan Kelompok 1 Memasang LCD Untuk Presentasi

Gambar 4. Praktikan Kelompok 1 Action Presentasi Modul II

Format Laporan Resmi Modul II Pengukuran Waktu Kerja Dengan Jam Henti (Stop Watch Time Study) Tanggal 29 Februari – 03 Maret 2016 – Tahun Ajaran 2015/2016

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

1.2 Perumusan Masalah

Adapun perumusan masalahnya adalah sebagai berikut :

Berapa waktu baku dan output standard yang dihasilkan pada suatu rangkaian proses kerja dan bagaimana penerapannya dalam melakukan perbaikan system kerja?“.

1.3 Tujuan Praktikum

Adapun tujuan dari praktikum pengaruh kondisi lingkungan ini adalah :

1. Menentukan waktu baku dan output standard perelemen kerja.

2. Menentukan waktubaku dan output standard seluruh elemen kerja.

3. Menggunakan waktu baku dan output standard yang tersedia untuk melakukan perbaikan system kerja.

1.4 Batasan Masalah

Batasan masalah dalam praktikum pengukuran waktu kerja, yaitu :

1.  Pengukuran waktu baku untuk produk yang telah dirakit.

2.  Faktor penyesuaian yang digunakan adalah dengan cara Westinghouse.

3.  Faktor kelonggaran yang digunakan adalah dengan table faktor kelonggaran.

1.5 Asumsi

Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat diasumsikan sebagaiberikut:

1. Keadaan operator normal.

2.  Pencatatan perhitungan waktu tidak terdapat kesalahan.

3. Komponen yang dipergunakan oleh praktikan dalam kondisi baik.

4.  Kondisi lingkungan dalam kondisi baik.

1.6       Sistematika Penulisan

Terdiri dari lima bab yang saling berkaitan, disesuaikan dengan materi pembahasan yang telah diberikan. Adapun sistematika penulisan laporan resmi ini adalah sebagai berikut :

BAB  II

TINJAUAN PUSTAKA (Minimal 15 Lbr)

2.1 Perancangan Sistem Kerja (Buku Ergonomi, Studi Gerak Dan Waktu oleh Sritomo Wignjosoebroto hal 34)

2.2 Pengukuran Waktu Kerja (Buku Ergonomi, Studi Gerak Dan Waktu oleh Sritomo Wignjosoebroto hal 169-206)

Perhitungan berupa :

  1. Uji Keseragaman Data
  2. Uji Kecukupan Data
  3. Waktu Siklus
  4. Waktu Normal
  5. Waktu Baku
  6. Output Standart

2.3 Peta Proses Operasi ( Buku Sutalaksana)

2.4 Penyesuaian (Rating Performance) dan Kelonggaran (Allowance) (Buku Sutalaksana hal 138)

BAB III

METODOLOGI PRAKTIKUM

3.1       Identifikasi Variabel

Adapun identifikasi variable variable terdiri dari :

  1. Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas yaitu :

Waktu baku pembuatan produk dan output standart.

  1. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel terikat yaitu :

Gambar produk dan komponen-komponennya.

  1. Gambar Peta proses operasi tanpa waktu
  2. Gambar Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan tanpa waktu
  3. Data Waktu pengamatan (waktu siklus)
  4. Data Faktor penyesuaian (performance rating)
  5. Data Faktor kelonggaran (allowance)

3.2       Langkah-langkah Pengukuran Waktu Baku (Flowchart)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1       Pengumpulan Data

4.1.1    Gambar Produk dan Komponen-komponennya

4.1.2    Peta Proses Operasi dan Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan (Khusus Peta tangan kiri dan tangan kanan hanya diisi waktunya saja tanpa melakukan pengolahan data di sub bab 4.2)

4.1.3    Data Waktu Pengamatan (waktu siklus) hanya 1 Elemen Kerja (lihat tabel 4.1 cara pembuatannya dan masing-masing elemen kerja berbeda) – Sisanya diletakkan di Lampiran.

4.1.4    Faktor penyesuaian (performance rating) (lihat tabel 4.2 cara pembuatannya) – Sisanya diletakkan di Lampiran.

4.15     Faktor kelonggaran (allowance) (lihat tabel 4.3 cara pembuatannya) – Sisanya diletakkan di Lampiran.

4.2       Pengolahan Data

Dari elemen kerja yang ada di peta proses operasi maka langkah-langkah perhitungan waktu baku dan output standart adalah sebagai berikut :

  1. Uji Keseragaman untuk merakit ….. (elemen kerja I)

Tabel 4.1 Data Waktu Pengamatan Untuk Merakit Produk….(Elemen Kerja I)

Session Waktu Pengamatan ke-
1 2 3 4 5
(Data Kelompoknya sendiri)
(Data Kelompoknya sendiri)
(Data Kelompoknya sendiri)
(Data Kelompok lain)
(Data Kelompok lain)
(Data Kelompok lain)

1. Uji Keseragaman Data

a. Waktu siklus elemen kerja ke -1

Ws = x ̅ = (∑x)/N

b.  Standard deviasi sebenarnya dari waktu penyelesaian

σ= √((∑x^2-〖(∑x)〗^2/N)/(N-1))

c.  Standar Deviasi dari distribusi elemen kerja ke – 1

σ_(x )= σ/√N

  1. Grafik keseragaman data

2. Uji Kecukupan Data untuk merakit Produk ……. (element kerja 1)

N^’=[(k⁄s √(N(〖∑x〗^2)-〖(∑x)〗^2 ))/(∑x)]^2

Diketahui nilai = ….. = …… dengan tingkatan kepercayaan 95% dan tingkat ketelitian 5%  maka k = 2, s = 0,05 dengan syarat pengamatann N ▁(>) N’ diperoleh perhitungan :

Untuk hasil perhitungan waktu standart, output standart elemen kerja lainnya dapat dilihat di Lampiran.

Adapun hasil perhitungan waktu standart, output standart dari proses perakitan produk………dapat dilihat dari tabel berikut :

Tabel …. Hasil Pengukuran Waktu baku dan Output standar Setiap Elemen Kerja Setelah Dilakukan Perhitungan

No Elemen Kerja Waktu Baku

(unit/ jam)

Output Standart

(unit/ jam)

Total
  1. Perhitungan Output Standart untuk merakit Produk…….  (Perhitungan seluruh elemen kerja Produk…..secara keseluruhan hasil total perhitungan dapat dilihat di tabel…)

4.3       Hasil dan Pembahasan

Adapun hasil dan pembahasan adalah sebagai berikut :

  1. Gambar Peta Proses Operasi/ OPC beserta waktunya berdasarkan waktu baku masing-masing Elemen Kerja.
  2. Gambar Peta Tangan Kanan dan Peta Tangan Kiri Operasi beserta waktunya berdasarkan waktu baku masing-masing Elemen Kerja dari OPC
  3. Hasil Perhitungan Waktu Baku masing-masing Elemen Kerja
  4. Hasil Perhitungan Output Standart masing-masing Elemen Kerja
  5. Bagaimana cara perbaikan sistem kerja dari merakit produk…..tersebut, jika ada kendala dalam merakit produk.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari praktikum adalah :

Yang disimpulkan sesuai tujuan praktikum………………………………………..

5.2 Saran

Saran untuk modul 2 adalah sebagai berikut :

Format Laporan Resmi Modul I ( Peta Kerja Keseluruhan Dan Peta Kerja Setempat) Tanggal 15 -18 Februari 2016 – Tahun Ajaran 2015/ 2016

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

1.2     Rumusan Masalah

“Bagaimana cara membuat peta proses operasi dan peta tangan kiri dan tangan kanan dari obyek yang di teliti untuk memperbaiki sistem cara kerja ?”.

1.3 Tujuan Praktikum

Adapun tujuan dari pratikum peta kerja ini adalah:

1.4 Batasan Masalah

Batasan masalah yang ada dalam modul 1 ini adalah:

1.   Hanya mengamati peta proses operasi perakitan produk aircraft

2.   Menggunakan peta kerja setempat (peta tangan kiri dan tangan kanan).

3.   Menggunakan peta kerja keseluruhan (peta proses operasi).

1.5 Asumsi–asumsi

Berdasarkan latar belakang yang tertera di atas maka penelitian ini dapat di asumsikan pada:

1.      Komponen yang dipergunakan oleh praktikan dalam kondisi baik.

2.      Kondisi ruangan dalam kondisi baik.

3.      Kondisi operator dalam kondisi normal.

1.6 Sistematika Penulisan

BAB II

LANDASAN TEORI (MIN 25 LEMBAR)

2.1 Peta Kerja Setempat

2.1.1 Peta Pekerja dan Mesin

2.1.2 Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan

2.1.3 Teori Mengenai Elemen Gerakan Therbli

2.2 Peta Kerja Keseluruhan

2.2.1 Peta Proses Operasi

2.2.2 Teori Mengenai Peta Kerja Berdasarkan Lambang (ASME)

2.2.3  Peta Aliran Proses

2.2.4  Diagram Aliran

2.2.5 Peta Proses Kelompok Kerja

BAB III

METODOLOGI PRAKTIKUM

3.1 Identifikasi Variabel

3.1.1 Variabel terikat (Peta Proses Operasi dan Peta Tangan Kiri, Tangan Kanan dari Obyek yang diteliti).

Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas sedangkan yang termasuk variabel terikat yaitu gambar OPC dan peta tangan kiri dan tangan kanan.

3.1.1 Variabel Bebas (Gambar Produk dan Komponen)

3.2 Langkah-langkah Penyelesaian Peta Kerja OPC& Peta Tangan  kiri dan Tangan kanan


BAB IV

PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

4.1 Pengumpulan Data (Gambar Produk & Komponen)

4.2 Pengolahan Data

4.2.1 Peta Proses Operasi Beserta Perbaikan Cara Kerja

4.2.2 Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan dari Obyek yang diteliti .

4.3    Hasil dan Pembahasan

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

5.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

Modul V Biomekanika ( Untuk Mengetahui Konsumsi Energi) Direncanakan Tanggal 09 -12 Mei 2016 – Tahun Ajaran 2015/2016

Gambar 1. Contoh Prosedur Praktikum Biomekanika Pada Praktikum Sepeda Statis Untuk Mengetahui Denyut Jantung

Gambar 2. Contoh Prosedur Praktikum Biomekanika Pada Praktikum Tangga Sudut 300 dan 450

Untuk Mengetahui Denyut Jantung

Gambar 3. Contoh Prosedur Praktikum Biomekanika Pada Praktikum Beban Tarik

Praktikum Modul V untuk Tahun ajaran 2015/ 2016 akan dilaksanakan tanggal 09 -12 Mei 2016

Adapun tujuan dari praktikum Modul Biomekanika Modul V ini yaitu :

1. Menentukan konsumsi energi manusia dari perbedaan kecepatan dan sudut kemiringan tangga.

2. Menentukan konsumsi energi manusia dari perbedaan berat pengayuh

3. Menentukan konsumsi energi manusia dari perbedaan beban tarik Ricken fatique Indicator

4. Menentukan kondisi optimum dalam melakukan suatu aktivitas.

Secara garis besar, praktikum modul V Biomekanika ini adalah penggambaran dari kegiatan-kegiatan kerja manusia dimana kerja manusia dapat digolongkan 2 antara lain kerja fisik (otot) dan kerja mental (otak).

Kerja fisik akan mengakibatkan perubahan pada fungsi alat-alat tubuh, yang dapat dideteksi melalui:

a. Konsumsi energi

b. Denyut jantung

c. Peredaran udara dalam paru-paru

d. Konsentrasi asam laktat dalam darah

e. Komposisi kimia dalam darah dan air seni

f. Tingkat penguapan dan faktor lainnya

Kerja fisik mengakibatkan pengeluaran energi yang berhubungan erat dengan konsumsi energi. Konsumsi energi pada waktu kerja biasanya ditentukan dengan cara tidak langsung, yaitu dengan pengukuran :

1. Kecepatan denyut jantung

2. Konsumsi oksigen

Bahan dan Alat yang digunakan praktikum modul 5 Biomekanika

Adapun bahan dan alat yang digunakan adalah :

1. Tangga dengan sudut 30o dan 45o

2. Dua jenis sepeda statis.

3. Ricken fatique indicator.

4. Pulse monitor.

5. Respirometer manual – VO2 maks

Prosedur Praktikum

Adapun prosedur praktikum yang digunakan adalah :

1. Pilih dua orang praktikan yang diperkirakan mempunyai kemampuan fisik yang sama dengan pengukuran VO2 maks, serta seorang praktikan sebagai pengamat dan pencatat hasil.

2. Lakukan tarikan dengan ricken fatique indicator selama sepuluh kali dan dicatat hasil tarikan masing–masing.

3. Lakukan praktikum dengan menggunakan sepeda statis dengan beban yang berbeda, kemudian ukur kandungan oksigennya dengan VO2 maks. Agar lebih rapi semua data dikumpulkan dalam tabel berikut :

Tabel 1.  Pencatatan Data Percobaan dengan Sepeda Statis

Nama Kelompok/NPM  :

Session                            :                Tanggal Praktikum  :

Faktor C1 (Ringan) C2 (Berat)
Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah
D1

(5 menit)

1

2

.

.

.

30

D2

(10 menit)

1

2

.

.

.

30

Dihitung denyut nadi normal saat kondisi wajar dengan alat pengukur denyut nadi. Lakukan praktikum dengan berjalan/ berlari untuk sudut kemiringan tangga dengan kombinasi dua kecepatan masing–masing 10 kali bolak-balik. Tiap selesai melakukan satu kali praktek diukur denyut nadinya lagi. Ini dilakukan bergiliran agar untuk praktek selanjutnya dalam kondisi fresh. Dan sebelum melakukan praktek yang kedua diukur lagi denyut nadinya. Agar lebih rapi semua data dikumpulkan dalam tabel berikut ini :

Tabel 2.  Tabel Pencatatan Data Percobaan dengan Tangga Sudut

Nama Kelompok/NPM :

Session                           :             Tanggal praktikum  :

Faktor V1 (300) V2 (450)
Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah
S1

( Jalan)

1

2

.

.

.

30

S2

( Lari)

1

2

.

.

.

30

Modul IV Pengaruh Kondisi Lingkungan (Kebisingan, Temperatur, Cahaya) Direncanakan Tanggal 18 -21 April 2016 – Tahun Ajaran 2015/2016

Gambar 1. Ruang  Climate Chamber ( Ruang Kedap Suara) Yang Digunakan Untuk Praktikum Modul IV

Gambar 2. Contoh Prosedur Praktikum di Ruang  Climate Chamber ( Ruang Kedap Suara) Maksimum 13 Kelompok  dan Diwakili 1 Orang Praktikan Per- Kelompok

Praktikum ini mempelajari tentang pengaruh kondisi lingkungan pada saat melakukan aktifitas. Adapun tujuan dari modul IV ini adalah :

1. Menentukan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi performansi kerja seseorang

2. Menentukan kondisi optimum dalam melakukan suatu aktivitas kerja.

Pengaruh kondisi lingkungan itu sendiri dapat dibagi 2 kelompok :

1. faktor – faktor diri (individual) : sikap, sifat, sistem nilai, karakteristik fisik, minat, motivasi, usia, jenis kelamin, pendidikan dan pengalaman dll.

2. faktor-faktor situasional : lingkungan fisik, mesin dan peralatan, metode kerja dll.

Dalam praktikum di laboratorium Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi ini percobaan dilakukan di ruang Climate chamber dengan alat peraga Kebisingan berupa musik, temperatur berupa suhu AC dan pencahayaan berupa lampu.

Bahan dan Alat

Adapun bahan dan alat yang digunakan adalah :

  1. Ruangan climate chamber/ ruang pratikum, lengkap dengan pengubah intesitas cahaya, suhu dan kebisingan suara.
  2. Sebuah stop watch.
  3. Lembar pengamatan

Prosedur Praktikum

Adapun prosedur praktikum yang digunakan adalah :

  1. Percobaan ini membutuhkan dua orang praktikan, meliputi satu orang pelaksana, satu orang pencatat hasil dan penghitung waktu.
  2. Praktikan masuk  ke ruang climate chamber/ ruang pratikum.
  3. Asisten mengubah tingkat intensitas cahaya, suara dan temperatur.
  4. Praktikan mencatat tingkat intensitas cahaya, suara dan temperatur ruang climate chamber.
  5. Pencatat mencatat jumlah kesalahan yang dilakukan pelaksana.
  6. Ulangi langkah ketiga sampai langkah kelima.

Praktikum ini mempelajari tentang pengaruh kondisi lingkungan pada saat melakukan aktifitas.

Modul III Pengukuran Waktu Kerja Dengan Sampling Kerja (Sampling) Direncanakan Tanggal 14 -17 Maret 2016 – Tahun Ajaran 2015/2016

Praktikum ini mengacu pada praktikum pengukuran waktu kerja dengan sampling kerja  mempunyai tujuan sebagai berikut :

  1. Mengetahui distribusi pemakaian waktu kerja.
  2. Mengetahui tingkat pemanfaatan fasilitas kerja.
  3. Menentukan waktu baku.
  4. Memperkirakan penyesuaian dan kelonggaran bagi suatu pekerjaan.

Menggunakan hasil sampling kerja untuk melakukan.

Pada prinsipnya, tenaga kerja langsung ( bagian produksi) dan tenaga kerja tak langsung. Tenaga kerja tak langsung ini dapat dibagi lagi dalam tipe pekerja, yaitu tenaga kerja kreatif (Manajer, koordinator,dll), tenaga kerja beban tetap (filling, fotocopy, agenda, dll) dan tenaga kerja beban berubah (sekretaris penerima tamu, pemrosesan surat, dll)

Cara melakukan sampling pekerjaan juga tidak berbeda dengan yang dilakukan dengan cara jam henti yaitu terdiri dari 3 langkah :

1. Mengambil sejumlah data

2. Menguji keseragaman data

3. Menghitung jumlah kunjungan yang diperlukan.

Bahan dan Alat

Adapun bahan dan alat yang digunakan adalah :

  1. Form SP-00    :  Penetapan jadwal kunjungan

Digunakan untuk menentukan waktu kunjungan pada setiap hari (jam) pengamatan, yang diperoleh dari tabel bilangan random.

  1. Form SP-01    :  Pengamatan sampling kerja.

Digunakan untuk mengamati produktivitas setiap elemen pekerjaan dari jabatan yang diamati/ diukur.

  1. Form SP-0      : Penetapan faktor penyesuaian dan kelonggaran.

Digunakan untuk menetapkan besarnya faktor penyesuaian dan kelongaran untuk setiap elemen pekerjaan yang diamati. Faktor penyesuaian ditetapkan menurut Westinghouse, sedangkan besarnya kelonggaran ditetapkan atas dasar kelonggaran untuk kebutuhan pribadi, menghilangkan kelelahan dan hambatan-hambatan yang tak terhindarkan.

  1. Form SP-03  :    Rekapitulasi hasil pengamatan

Digunakan untuk merekap hasil pengamatan dari form SP-01 dan SP-02.

Prosedur Praktikum

Adapun prosedur praktikum yang digunakan adalah :

  1. Tetapkan jadwal kunjungan berdasarkan bilangan acak dalam hal ini ditetapkan bahwa satu hari kerja dibagi atas jadwal waktu pengamatan terkecil 5 menit (lihat form SP-00).
  2. Observasi jenis pekerjaan yang akan diamati. Observasi dilakukan mempelajari uraian pekerjaan jabatannya. Salanjutnya hasil observasi tersebut dituliskan pada form SP-01 dan SP-02
  3. Lakukan pengamatan secara sampling (lakukan tally) terhadap pekerjaan jabatan yang ada pada form SP-01, pada waktu– waktu pengamatan sesuai form SP-00.
  4. Sambil melaksanakan tally pada jenis pekerjaan yang diamati, juga lakukan pengamatan untuk menentukan faktor penyesuaian dan kelonggaran (lihat form SP-02).
  5. Rekapitulasi hasil pengamatan dari SP-01 dab SP-02 pada form SP-03.

Di bawah ini adalah contoh tabel form SP-00, SP-01, SP-02 dan SP-03

Tabel 1. Form SP-00

Jadwal Kunjungan Random – Uji Sampling Pekerjaan
Nama Pengamat         :

Hari/ Tanggal             :

Jam Pengamatan         :              sd                  WIB

Satuan Pengamatan    :

Lokasi/ Stasiun kerja  :

Nomor Urut Bilangan Random Jam Kunjungan Nomor Urut Bilangan Random Jam Kunjungan
1
2
.

.

.

30

Tabel 2. Form SP- 01

Lembar Pengamatan Sampling Pekerjaan
Lembar ke
Nama Tempat     :                         Shift : I / II / III

Hari/ Tanggal        :                       Jam kerja/ Hari :

Jam Pengamatan :

Nama Pengamat  :

Tanda Tangan      :

No Jenis Pekerjaan Tally Produktif Tally Non Produktif Total Tally

Tabel  3.  Form SP-03

Rekapitulasi Lembar Pengamatan Uji Sampling Pekerjaan
Jumlah Lembar Pengamatan yang Direkapitulasi :        Lembar
Nama Tempat  :

Nama Pekerja  :

Tanggal Pengamatan :

Direkap Oleh :

Tanggal :

Tanda Tangan :

Jam Kerja/ Hari :

Jumlah Tenaga Kerja :

Nama Pengamat :

No Jenis Pekerjaan Tally Produktif Tally Non Produktif Total Tally Penyesuain (performance rating) Kelonggaran (allowance)

Tabel 4.  Form SP-02

Formulir Penetapan Faktor Performa Rating / Penyesuaian & Kelonggaran ( Allowance)
Nama Pengamat :
Hari/tanggal pengamatan :
Lokasi pengamatan :
Nama pekerjaan :
Elemen Pekerjaan Faktor Performa Rating / Penyesuaian Total Penyesuaian Faktor Kelonggaran ( Allowance) Total Allowance
K U KK K TD SK GK KM KT KA KL

Keterangan :

K (Skill) : Ketrampilan SK : Sikap Kerja
U (Effort) : Usaha GK : Gerakan Kerja
KK (Condition) : Kondisi Kerja KM : Kelelahan Kerja
K (Consistence) : Konsistensi KT : Keadaan temperatur tempat kerja
KA : Keadaan Atmosfer
KL : Keadaan lingkungan yang baik
TD : Tenaga yang dikeluarkan

Modul II Pengukuran Waktu Kerja Dengan Jam Henti (Stop Watch Time Study) Tanggal 29 Februari – 03 Maret 2016 – Tahun Ajaran 2015/2016

Gambar 1. Prosedur Praktikum Pada Perakitan Produk Jembatan Suramadu Menggunakan Stopwatch

Praktikum  ini bertujuan sebagai berikut :

1. Menentukan waktu baku/ output standart dari suatu elemen kerja

2. Menentukan waktu baku/ output standart dari suatu rangkaian kerja proses operasi

3. Memperkirakan penyesuai dan kelonggaran bagi suatu pekerjaan.

4. Menggunakan waktu baku/output standart yang tersedia untuk melakukan perbaikan sistem kerja

Pengukuran kerja merupakan metode penetapan keseimbangan antara kegiatan manusia yang dikonstribusikan dengan unit output yang dihasilkan.

Teknik pengukuran waktu kerja ada 2 yaitu : pengukuran secara langsung adalah pengukuran yang dilaksanakan secara langsung di tempat pekerjaan yang diukur dijalankan.

Terdiri dari :

a. Pengukuran kerja dengan jam henti (Stop watch time study)

b. Pengukuran kerja dengan sampling kerja (work sampling)

Pengukuran waktu secara langsung adalah pengukuran yang dilaksanakan  secara tidak langsung yaitu dengan membaca tabel-tabel waktu yang tersedia.

Terdiri dari :

a. Pengukuran kerja dengan data waktu baku (standard data)

b. Pengukuran kerja dengan data waktu gerakan (predetermined time system)

Bahan dan Alat

Adapun bahan dan alat yang digunakan adalah mobil tamiya

Prosedur Praktikum

Praktikum dibagi dalam limabelas (15) elemen kerja. Operator, pengamat gerakan dan pencatat data masing-masing satu orang praktikan.

1 Elemen kerja   1 : Memasang ban ke peleg
2 Elemen kerja   2 : Memasang as roda ke peleg
3 Elemen kerja   3 : Merakit roda dan gear 4 WD
4 Elemen kerja   4 : Memasang tembaga +/ – ke rumah dinamo
5 Elemen kerja   5 : Memasang dinamo ke rumah dinamo
6 Elemen kerja   6 : Memasang gear ke rumah dinamo
7 Elemen kerja   7 : Memasang penutup dinamo
8 Elemen kerja   8 : Merakit rumah dinamo ke body Tamiya
9 Elemen kerja   9 : Memasang on of baterai ke body Tamiya.
10 Elemen kerja  10 : Memasang tembaga on of ke body Tamiya
11 Elemen kerja  11 : Memasang tutup tembaga on of ke body Tamiya
12 Elemen kerja  12 : Memasang sabuk baterai ke body Tamiya
13 Elemen kerja  13 : Memasang roller ke body Tamiya
14 Elemen kerja  14 : Memasang kap body ke body Tamiya
15 Elemen kerja  15 : Memasang pengunci

Seluruh gerakan dicatat. Data dikumpulkan dan diolah sesuai instruksi Dosen dan asisten pembimbing laboratorium Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi

 Page 1 of 2  1  2 »

Latest Topics

Foto Kegiatan Praktikan Riset di Luar Laboratorium  tanggal 21-24 Maret 2016

Foto Kegiatan Praktikan Riset di Luar Laboratorium tanggal 21-24 Maret 2016

Gambar 1. Riset Praktikan Modul III Sampling Kerja di Apotik Perdana di Dekat UPN Gambar 2. Riset Praktikan Modul III [Read More]

Foto Kegiatan Presentasi Modul II tanggal 7 – 10 Maret 2016

Foto Kegiatan Presentasi Modul II tanggal 7 – 10 Maret 2016

Gambar 1. Praktikan Session Kamis Pagi Melaksanakan Absen Presentasi Modul II Gambar 2. Praktikan Perkelompok [Read More]

Format Laporan Resmi Modul II Pengukuran Waktu Kerja Dengan Jam Henti (Stop Watch Time Study) Tanggal 29 Februari – 03 Maret 2016 – Tahun Ajaran 2015/2016

Format Laporan Resmi Modul II Pengukuran Waktu Kerja Dengan Jam Henti (Stop Watch Time Study) Tanggal 29 Februari – 03 Maret 2016 – Tahun Ajaran 2015/2016

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Perumusan Masalah Adapun perumusan masalahnya adalah sebagai berikut : [Read More]

Recent Comments

Olivia had this to say

Enter your PIN http://ocatequista.com.br/archives/9666 gravel vivetra cost bearing motor When it comes to drawing Read the post

Damian had this to say

I'm on holiday vigaplus price in india The rally by pilots, flight attendants, baggage handlers andothers also Read the post

Wilmer had this to say

What do you like doing in your spare time? hoodia p57 order "Information and telecommunication technologies cannot be Read the post

Adalberto had this to say

I'm doing a phd in chemistry zyban message bards According to the society, the blobfish spends its life "gently Read the post

Armando had this to say

We need someone with experience alsigra 100 The market drew some strength from the U.S. FederalReserve's vow late on Read the post